Rabu, 25 Januari 2012

Dimana Kaki Berpijak Disitu Langit di Junjung

Kehidupan akan terus berjalan, kita akan menyelusuri kehidupan yang akan silih berganti dari massa dan rempat yang berbeda,,
Perjalanan takan mungkin terlewati tanpa makna dan perubahan-perubahan yang memperngaruhi diri pribadi,, karena dalam setiap perjalanan adalah pengalaman hidup yang akan mempengaruhi pribadi kita,,
Perjalanan yang sedang kita lewati atau akan kita lalui takan mungkin dapat kita hadapi kalau kita tak mampu beradaptasi dengan lingkungan. disitulah kita ingat sebuah peribahasa yang sangat tidak asing lagi dalam kehidupan kita yakni " Dimana Bumpi berpijak disitu langit dan junjung". Proses sosialisasi dan adaptasi serta penerimaan lingkungan baru yakni "mempengaruhi atau berpengaruh" harus terlebih dahulu melalui tahap adaptasi.
Disanalah kita harus mampu menyesuakain diri dengan lingkungan dan menghormati segala peraturan yang ada agar kita dapat diterima...
Live must go on...
waiting to walk to around world..

1 komentar:

Mawan A. Nugroho mengatakan...

Assalamu'alaikum, wr.wb.
Mbak… sepertinya yang betul adalah "Di mana kaki berpijak, di situ langit dijunjung". Perhatikan pada penggunaan kata depan dan imbuhan.